Berita

SMK ICHTUS MANADO DI TUTUP GEGARA MURID MENIKAM GURUNYA

Oleh : Richard

30 oktober 2019

Manado-Jarrakposmanado.com-SMK Ichtus Manado Ditutup Gegara Murid Menikam Gurunya
Kasus yang penikaman murid terhadap gurunya telah membuat heboh jagad nasional. Seorang murid, FL (16) menikam hingga tewas guru agamanya, Alexander Werupangkey (56) secara sadis di halaman sekolah.
Atas peristiwa penikaman sadis itu, tim Kementerian Pendidikan Nasional bersama tim Dinas Pendidikan Daerah melakukan investigasi. Hasilnya, diputuskan untuk menutup kegiatan SMK Ichtus.
“Hasil investigasi menunjukkan banyak pelanggaran yang dilakukan SMK Ichtus. Misalnya, SMK Ichtus banyak menerima murid bermasalah dari sekolah lain. Siswa yang bermasalah dari suatu sekolah dan dikeluarkan, lalu ditampung di SMK Ichtus salah satunya adalah FL sang pembunuh gurunya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Daerah provinsi Sulawesi Utara, dr. Grace Punuh.
“Kasus lainnya, 4 orang siswi hamil, 2 di antaranya sudah melahirkan. Jadwal pelajaran fleksibel bahkan kelas sering digabung. SMK Ichtus diberi izin operasional sejak 2017 tetapi tidak melaksanakan proses belaja-mengajar seara standar. Pukul 07.00 pagi, belum ada siswa yang datang. Sekolah tidak pernah mengadakan upacara bendera. Yayasan tidak lancar membayar gaji guru sehingga ada petugas administrasi yang telah mengundurkan diri. Siswa merokok di sekolah meski sudah ditegur berulang kali. Dengan ditutupnya SMK Ichtus, 40 siswa terancam berhenti sekolah,” ungkap Grace Punuh.
Lanjut Kepala Disdikda Sulut, Disdikda akan memfasilitasi kepindahan 40 siswa SMK Ichtus yang telah ditutup itu ke sekolah terdekat atau memfasilitasi ikut paket C.
Rekonstruksi kasus pembunuhah dilakukan pada Senin (28/10/2019), dipimpin Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Thommy Aruan.
“Dalam proses penyidikan, kami mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan para saksi dan beberapa petunjuk, kami meneteapkan satu lagi tersangka baru, OU, teman FL, sehingga dalam kasus ini ada dua tersangka. Tersangka baru ini turut membantu FL dengan memukul bagian belakang kepala korban. Dia akan dikenai pasal 340 subsider 338 juncto 556 KUHP,’ pungkas AKP Thommy Aruan.

Www.jarrakposmanado.com/Rcd

Editor  : AD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close