BeritaNasional

Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Manalip Divonis 4,5 Tahun

JAKARTA – JARRAKPOSMANADO – Eks Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyuni ​​Maria Manalip divonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima hadiah, termasuk tas mewah dan perhiasan total total Rp491 juta dari pengusaha Bernard Hanafi Kalalo.

“Menyatakan terdakwa Sri Wahyuni Maria Manalip telah terbukti sah dan meyakinkan menurut hukum yang melakukan tindak pidana korupsi dakwaan pertama. Menjatuhkan lawan terhadap terdakwa dalam bentuk hukuman penjara selama 4 tahun dan 6 tahun ditambah denda sebesar Rp200 juta subsider kurir kurungan selama 3 bulan,” kata majelis majelis hakim Saifuddin Zuhri di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (9/12/2019).

Sri Wahyumi menilai vonis itu tak adil dan tak pantas untuknya. Meski begitu, ia tetap menerima putusan hakim.

“Pada putusan perkara ini, ya, saya menghargai apa putusan majelis hakim meskipun mohon maaf, ini tidak adil bagi saya, karena satu hari pun saya tidak layak untuk dihukum,” ujar Sri Wahyumi.

“Fakta-fakta di persidangan sudah jelas terbukti, saya tidak pernah melakukan korupsi uang negara, saya tidak menerima suap, saya tidak terima gratifikasi atau janji apapun yang berhubungan dengan jabatan saya, tapi bagaimanapun saya terima,” tambah dia.

Kemudian Sri menyinggung jaksa di persidangan. Ia menduga ada dendam dari penyidik KPK terhadapnya dengan memperkarakannya di kasus ini.

“Titipan saya untuk Pak Jaksa dengan perkara ini, buat saya kurang menarik, karena saya didakwa, dituntut, dengan hal yang mungkin karena buat penyidik dendam ke saya, karena 2016 penyidik KPK 2016 saya sudah diincar. Jadinya dakwa saya dan tuntut saya dengan perkara yang saya lakukan, saya korupsi, rugikan negara,” kata Sri Wahyumi.

Perbuatan Sri Wahyumi dianggap melanggar Pasal 12 huruf a UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

Editor : Uta

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close